Kenyamanan yang bisa didapatkan pada tempat tidur pasien akan berpengaruh besar pada lama cepatnya pasien sembuh. Tempat tidur yang biasanya digunakan oleh pasien pun tidak sembarangan dibuat, tempat tersebut mempunyai fungsinya masing masing. Dan jenis – jenis tempat tidur tersebut biasanya terdapat di rumah sakit yang sesuai dengan manfaatnya tersendiri. Mulai dari tempat tidur untuk kelas satu hingga kelas tiga akan dibahas di bawah ini. Berikut ini jenis – jenis tempat tidur pasien yang biasa ada di rumah sakit.

1. Tempat tidur pasien elektrik

Ranjang rumah sakit yang satu ini didesain dengan tampilan yang sangat elegan dan pastinya nyaman untuk digunakan. Tempat tidur jenis elektrik ini sering ada di ruangan VIP. Jenis ini juga sangat mudah untuk penggunaannya, jadi pasien akan selalu merasa nyaman.

Cara menggunakannya hanya perlu dengan menekan tombol yang ada di remote control, dan biasanya ada di bagian kiri tempat tidur. Dan tempat tidur ini mempunyai rem pada bagian rodanya, sehingga pasien atau perawat tidak perlu takut lagi jika brangkar bergerak.

Fasilitas lainnya pada tempat tidur ini biasanya kasur yang digunakan akan lebih tebal dan empuk. Jenis tempat tidur seperti ini akan memudahkan pasien untuk mengatur sandaran pada kaki, kepala, punggung, dan sebagainya. Dalam segi ukurannya pun jenis tempat tidur pasien ini lebih besar daripada tempat tidur yang lainnya.

2. Tempat tidur pasien manual

Tempat tidur manual ini biasanya terdapat di ruang kamar kelas tiga yang terdapat pasien lebih dari satu orang. Cara menggunakannya juga masih harus diputar searah jarum jam supaya bisa mengatur posisi yang diinginkan. Pada tipe ini pasien dapat mengatur posisi pada punggung, kepala, dan kaki.

Sebenarnya tipe tempat tidur ini sama dengan tipe tiga engkol, sebab sama sama mempunyai tiga fungsi. Tempat tidur pasien manual ini pun berukuran tak terlalu lebar, dengan ketebalan kasur yang juga tak setebal tempat tidur elektrik.

3. Satu engkol atau crank

Tempat tidur pasien type crank ini memiliki fungsi yang berada di bagian kepala saja. Jenis tempat tidur ini memang hanya mempunyai satu manfaat saja, yakni untuk menaikkan tempat tidur bagian kepala sehingga pasien jadi merasa nyaman menggunakannya. Penggunaan tempat tidur yang satu ini juga terbilang masih manual dan harus orang lain yang melakukannya seperti kerabat atau perawat. Tempat tidur ini juga biasanya ada di ruang pasien kelas tiga.

4. Dua engkol atau crank

Kalau satu engkol hanya mempunyai satu manfaat saja. Begitu juga dengan jenis tempat tidur untuk pasien ini. Yang juga mempunyai satu manfaat saja yaitu pada bagian kaki saja. Kaki pasien pun dapat dinaikkan sehingga jadi terlihat seperti menekuk ke atas.

Cara menggunakannya juga masih sama dengan yang satu engkol yaitu masih dengan cara yang manual. Jadi agar bisa memutarnya sehingga mendapatkan posisi yang pasien inginkan maka masih membutuhkan bantuan perawat atau keluarga. Tempat tidur jenis ini biasanya ada di kamar kelas tiga rumah sakit.

5. Tiga engkol atau crank

Tempat tidur pasien tiga engkol ini merupakan gabungan dari jenis satu engkol dan dua engkol. Sehingga tempat tidur pasien bisa diatur pada bagian punggung, kepala, dan kaki. Dan jenis ini memiliki fungsi untuk menurunkan tempat tidur, apabila pasien merasa tempat tidur yang ditempati tersebut ketinggian.

Cara menggunakan tempat tidur rumah sakit ini juga masih secara manual yang harus diputar dengan searah jarum jam. Tempat tidur pasien ini menggunakan desain yang bisa memberikan rasa nyaman dan aman ketika digunakan. Selain itu, juga bisa mempermudah pasien atau perawat untuk melakukan pemeriksaan medis.

Nah, itulah jenis – jenis tempat tidur pasien yang biasa ada di rumah sakit. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *